Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 September 2020

IPS : PENEMU YANG MENGUBAH DUNIA

 Apakah kalian tahu bahwa dunia yang kita tempati sekarang ini berbeda dari dunia pada masa lampau, pada masa sekarang ini sudah banyak penemuan-penemuan hebat yang mampu mengubah kehidupan kita menjadi jauh lebih mudah.

Pada kesempatan kali ini kita akan membicarakan penemu-penemu hebat yang temuannya mampu mengubah dunia, karena banyak manfaat yang bisa kita rasakan. seperti listrik, lampu, roda, televisi, komputer, radio, dan lain-lain.

Berikut ini adalah penemu-penemu yang mengubah dunia:

1. Michael Faraday

Listrik telah membawa banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat di dunia. Michael Faraday adalah tokoh penemu arus listrik. Faraday lahir pada tahun 1791 di Newington, Inggris. Ia berasal dari keluarga miskin dan hanya sebentar merasakan pendidikan di sekolah. Dengan perjuangan keras dan semangat pantang menyerah, ia akhirnya berhasil membuat alat sederhana pertama yang dapat menghasilkan gelombang elektromagnetik.

2. Thomas Alva Edison

Thomas Alva Edison lahir di Milan, Ohio, pada tanggal 11 Februari 1847. Ia tidak pernah menyelesaikan pendidikan resmi di sekolah. Ia hanya sempat bersekolah selama tiga bulan. Edison diajar oleh ibunya di rumah. Walaupun tidak mengikuti pendidikan formal, terlihat bahwa Edison memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Di usia 11 tahun, Edison sudah dapat membuat telegraf sederhana. Di usia 12 tahun, ia memanfaatkan waktu luangnya untuk membaca literatur dan melakukan berbagai percobaan. Pada tahun 1861 ia dapat mencetak koran. Koran terbitannya “Weekly Herald” laris terjual.

Ia melihat dunia butuh penerangan. Ia menghabiskan waktu selama dua tahun serta dana yang cukup besar untuk mengembangkan penemuan. Melalui kerja kerasnya, pada tanggal 21 Oktober 1879 lahir lampu pijar listrik pertama yang dapat menyala selama 40 jam.

Kegigihan Thomas Alva Edison memberikan hal baru bagi dunia. Rasa ingin tahunya yang tinggi dan sikap pantang menyerahnya mampu mengubah dunia menjadi lebih baik.

3. Charles Goodyear (1839) & John Boyd Dunlop (1845)

Awalnya roda dibuat oleh ahli menggunakan mesin pemintal. Peninggalan roda paling tua berasal dari Mesopotamia yang digunakan untuk kendaraan di sekitar tahun 3000 SM. kemudian muncul juga di Tiongkok, Arab, Eropa dan belahan dunia lainnya. Perkembangan roda dimulai dari bentuk sederhana berupa balok kayu yang digulingkan, kemudian diubah menjadi potongan melintang balok kayu, roda bundar utuh dengan pasak di tengahnya, hingga roda berjari-jari. Bagian tengah roda kemudian juga diganti besi sehingga roda menjadi semakin kuat.

Seiring dengan perkembangan zaman, roda terus mengalami perbaikan. Charles Goodyear pada tahun 1839 berhasil menciptakan ban terbuat dari karet yang lebih tahan goncangan dan lebih kuat terhadap gesekan permukaan jalan. Pada tahun 1845 Thomson dan Dunlop kemudian menciptakan ban yang berisi udara. Pada perkembangannya, saat ini roda mempunyai banyak ukuran dan jenis, ada yang terbuat dari besi, kayu, karet atau gabungan dari beberapa jenis bahan yang disesuaikan dengan fungsinya.

Berkat penemuan roda, menempuh jarak antar tempat di berbagai belahan dunia menjadi lebih mudah dan lebih cepat. Pengaruh roda sangat terasa terhadap perkembangan ekonomi masyarakat dunia, karena pendistribusian barang-barang perdagangan menjadi lebih cepat dan mudah. Tanpa roda, tentunya kehidupan manusia akan menjadi sangat sulit. 

3. John Logie Baird

John Logie Baird lahir di Skotlandia, 13 Agustus 1888. Ia adalah penemu yang pada kesempatan itu untuk pertama kalinya menunjukkan bahwa gambar hidup dapat ditransmisikan melalui pesawat yang sekarang dikenal sebagai televisi. Baird mendemonstrasikan televisi di depan para bapak-bapak dan ibu-ibu, di Royal Institute-London untuk pertama kalinya pada tahun 1925. Seiring dengan perkembangan teknologi, lalu televisi kemudian terus berkembang hingga menjadi semakin canggih seperti saat ini.

4. Garret August Morgan

Garret Augustus Morgan adalah penemu lampu lalu lintas pada tahun 1923, yang sekarang digunakan di berbagai negara di dunia. Lampu tersebut bermanfaat untuk mengatur lalu lintas dan menyelamatkan pengguna jalan dari kecelakaan. Morgan seorang warga Amerika berkulit hitam yang peduli dengan keselamatan orang lain. Ia terpanggil untuk menciptakan sistim lampu lalu lintas setelah menyaksikan seringnya terjadinya kecelakaan antara mobil dengan kereta kuda. 

Lampu lalu lintas temuan Morgan mengunakan rangkaian paralel. Berbeda dengan rangkaian seri yang disusun sebaris, rangkaian paralel adalah rangkaian listrik yang disusun berderet, di mana masing-masing lampu memiliki rangkaian tersendiri yang terhubung kepada sumber energi. Oleh karena itu, apabila ada satu/lebih komponen yang rusak atau dicabut, maka komponen lainnya akan tetap berfungsi tanpa gangguan sama sekali. Prinsip kerja sebuah lampu lalu lintas adalah terdapatnya tiga buah lampu yang saling terhubung secara paralel.

5. Prof. DR. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ. Habibie)

Prof. DR. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie adalah Presiden ketiga RI yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Beliau dilahirkan di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, tanggal 25 Juni 1936.

Selepas SMA beliau masuk di ITB (Institut Teknologi Bandung) kemudian mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliah di Jerman jurusan Konstruksi Pesawat Terbang. Ia bertekad bulat untuk bekerja keras dan harus sukses. Habibie selalu menggunakan musim liburannya dengan bekerja mencari uang untuk membeli buku sebagai pendukung sekolahnya.

Tahun 1960, Habibie mendapat gelar Diploma Ing di Jerman dengan nilai sempurna. Ia bekerja di industri kereta api Jerman dan berhasil menemukan cara untuk membuat 1.000 wagon kereta api berkekuatan tinggi. Di pagi buta, Habibie harus berjalan kaki cepat ke tempat kerja yang jauh untuk menghemat kebutuhan hidup, kemudian pulang pada malam hari dan belajar untuk kuliahnya. Tahun 1965 Habibie mendapat gelar Dr. Ingenieur dengan nilai sangat sempurna.

Habibie kemudian bekerja di industri pesawat terbang Jerman. Karena sikap disiplin dan kerja keras, karirnya terus naik hingga dipercaya menjadi Vice President sekaligus Direktur dan Penasihat Senior bidang teknologi. Ia menjadi satu-satunya orang Asia yang berhasil menduduki jabatan bergengsi di perusahaan pesawat terbang Jerman.

Tahun 1968, Habibie mengundang 40 insinyur Indonesia untuk bekerja di Jerman guna mempersiapkan keterampilan dan pengalaman mereka dalam membuat produk industri dirgantara, maritim, dan darat di tanah air. Tahun 1974, Habibie diminta pulang ke tanah air dan menjadi penasihat pemerintah di bidang teknologi pesawat terbang. Ia menjadi Menteri Negara Riset dan Teknologi hingga menjadi Wakil Presiden dan Presiden RI ke-3.

Habibie menyumbang berbagai penemuan dan sejumlah teori di bidang konstruksi pesawat terbang, seperti “Habibie Factor“, “Habibie Theorem” dan “Habibie Method“ yang dipakai oleh universitas di seluruh dunia. Ia dijuluki sebagai “Mr. Crack” karena menemukan rumus untuk menghitung cacat badan pesawat terbang. Ia juga menerima banyak penghargaan dan prestasinya diakui berbagai lembaga internasional seperti di Jerman, Inggris, Swedia, Prancis, dan Amerika Serikat serta menerima penghargaan yang hampir setara dengan Hadiah Nobel.

Tahun 1976, Habibie mendirikan industri pesawat terbang pertama di kawasan Asia Tenggara yaitu PT Nurtonio dan industri strategis lainnya. Industri binaannya berhasil memproduksi pesawat terbang, helikopter, senjata, amunisi, kapal, tank, panser, water cannon, kendaraan RPP-M, kendaraan tempur dan masih banyak lagi baik untuk keperluan sipil maupun militer.

Ditingkat dunia, Habibie terlibat dalam berbagai proyek desain dan konstruksi pesawat terbang seperti Fokker, pesawat angkut militer, jet eksekutif, Airbus, pesawat angkut dengan teknologi mendarat dan lepas landas secara vertikal, CN-235, dan CN-250. Selain itu, Habibie secara tidak langsung ikut terlibat dalam proyek perhitungan dan desain helikopter, pesawat tempur multifungsi, beberapa peluru kendali dan satelit di tingkat dunia.

6. Guglielmo Marconi

Lahir di Balogna, Italia, pada 25 April 1874. Sejak kecil ia menunjukkan minat pada bidang fisika dan elektro. Pada tahun 1895, ia memulai penelitiannya sampai menemukan telegraf tanpa kabel. Ini merupakan cikal bakal radio. Pada tahun 1897, Marconi mempresentasikan hasil temuannya. Alat komunikasi dengan menggunakan sinyal tanpa kabel yang mampu menjangkau jarak 19,3 km. Itulah radio yang hingga saat ini dirasakan manfaatnya oleh kita.

Tahun 1901, Marconi berhasil membuktikan bahwa gelombang tanpa kabel temuannya tidak akan terganggu oleh lekukan bumi. Ia menyebarkan sinyal radio pertama sejauh 3.380 km sampai menyeberangi Samudra Atlantik. Penelitian Marconi terus berkembang. Selain pemancar radio, ia menemukan perangkat komunikasi lain yang menggunakan gelombang tanpa kabel, yaitu telegram, radio, dan teknologi radar.

Atas jasa yang sangat bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan, Marconi menerima banyak penghargaan. Penghargaannya antara lain nobel di bidang fisika dan gelar kehormatan dari Kaisar Rusia.

Mengulas tentang pentingnya penemuan-penemuan yang mereka lakukan, sangat berpengaruh besar terhadap berbagai segi kehidupan. sebagai contoh kita akan menuliskan pengaruh listrik terhadap kehidupan manusia.

Pengaruh listik terhadap kehidupan manusia
1.       Pengaruh pada Ekonomi
-          Sebelum ditemukannya listrik, manusia menggunakan api sebagai bahan penerangan. Mereka menggunakan obor, pelita, dan lain-lain. Karena itu biaya hidup akan lebih hemat. Namun pekerjaan semakin sulit dikerjakan atau diselesaikan dengan cepat.
-          Sesudah ditemukannya listrik, biaya kehidupan akan semakin mahal karena harus membayar biaya listrik yang dipakai. Ditambah biaya listrik yang semakin lama semakin mahal. Namun pekerjaan akan lebih mudah diselesaikan dengan cepat.
2.       Pengaruh pada Pendidikan
-          Sebelum ditemukannya listrik, setiap murid hanya belajar dan mengerjakan tugas di sing hari, meskipun menggunakan pelita atau lampu minyak ,tapi hal ini dapat merusak mata, karena memaksakan membaca dalam keadaan tidak terang.
-          Sesudah ditemukannya listrik,murid dapat belajar dan mengerjakan tugas mereka kapan saja, menjadi lebih mudah saat mengerjakan tugas dan belajar.
3.       Pengaruh pada Sosial
-          Sebelum ditemukannya listrik Orang-orang berkomunikasi dengan berbicara, dan mengirim surat, ngobrol atau berbicara langsung.
-          Sesudah ditemukannya listrik, Orang-orang berkomunikasi menggunakan gawai,tanpa batas ruang dan waktu, sehingga bisa melupakan kebersamaan.
4.        Pengaruh pada Budaya
-          Sebelum ditemukannya listrik, manusia menggunakan api sebagai bahan penerangan. Mereka menggunakan obor, pelita, dan lain-lain, sehingga aktivitas malam hari menjadi lebih sulit dan lambat.
-          Sesudah ditemukannya listrik, aktivitas malam hari menjadi lebih mudah dan cepat untuk dilakukan.
5.       Pengaruh pada Hiburan
-          Sebelum ditemukannya listrik, anak-anak bermain dengan permainan buatan mereka sendiri sehingga lebih merasakan kebersamaan bermain bersama teman-teman.
-          Sesudah ditemukannya listrik, anak-anak jarang berinteraksi secara non-verbal, mereka lebih suka main di rumah.
-          Sesudah ditemukannya listrik, pertunjukan seni dapat dilaksanakan pada malam hari.
6.       Dampak dari adanya bola lampu bagi kehidupan masyarakat: mempermudah msyarkat dunia memperluas cakuan kegiatannya. Pengiriman barang ke berbagai kota dapat dilakukan sepanjang hari, took-toko buka pada malam hari, sehingga memungkinkan para pekerja untuk membeli keperluan rumah sepulang mereka bekerja. Anak-anak dimungkinkan dapat belajar dan mengerjakan tugas dengan maksimal walaupun dimalam hari
7.       Manfaat lampu dalam kehidupan sehari-hari:
a.       Sebagai penerangan aktivitas dalam ruangan
b.      Penerangan pada lampu pinggir jalan
c.       Penerangan pada malam hari
d.      Penerangan kendaraan bermotor
e.      Bagi peternak ayam, sebagai pemanas kandng ayam atau membantu proses penetasan telur ayam.
8.       Perubahan kehidupan masyarakat setelah ditemukannya alat-alat listrik:
a.       Menggunakan setrika listrik dalam menyetrika baju sehingga lebih rapih dan aman.
b.      Memasak nasi jadi lebih cepat dan mudah, menggunaka penanak nasi listrik.
c.       Ada Akses internet yang dapat menambah wawasan dan pengetahuan karena dapat mendapatkan informasi dari seluruh dunia


Tentunya masih banyak pengaruh besar yang diberikan oleh penemuan-penemuan lain yang tidak bisa penulis tuliskan di artikel ini satu per satu.
Terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga kalian bisa mengambil pembelajaran dari artikel ini, bahwa jika kita tidak mudah menyerah maka kita akan mendapatkan hasil yang kita inginkan. dan juga tetaplah bermimpi setinggi langit agar kita bisa menjadi penemu selanjutnya.
Jangan lupa tinggalkan komen dan juga share artikel ini untuk mendukung penulis dalam berkreativitas. terima kasih...

Kamis, 27 Agustus 2020

IPS : Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan (Pertempuran)

 Pertempuran Mempertahankan Kemerdekaan Paling Sengit yang Pernah Terjadi di Indonesia

1. Peristiwa 10 November 1945 – Surabaya:

     Pertempuran yang terjadi di Surabaya pada 10 November 1945 adalah pertempuran pertama setelah proklamasi. Saat Jepang sudah menyatakan kalah dan dilucuti senjatanya. Tentara sekutu yang dalam hal ini Inggris datang ke Surabaya. Mereka memiliki tujuan untuk mengembalikan Indonesia kembali kepada pangkuan Belanda. Hal ini tentu ditolak oleh para pejuang di Surabaya. Indonesia adalah sebuah negara yang merdeka dan tidak perlu kembali ke tangan Belanda yang menjajah ratusan tahun.

Pada tanggal 31 Agustus 1945 muncul maklumat pemerintah untuk mengibarkan Merah-Putih di seluruh wilayah Indonesia. Namun di Hotel Yamato, sekelompok orang belanda justru mengibarkan bendera Belanda. Akhirnya terjadilah insiden penyobekan bendera Merah-Putih-Biru milik Belanda. Dari sanalah mulai muncul gerakan-gerakan separatis yang dilakukan oleh pejuang Indonesia. Bahkan seorang Brigadir Jendral Inggris bernama Mallaby tewas di tangan pejuang.

Mengetahui hal ini Inggris marah dan akhirnya menyatakan perang melawan separatis. Mereka mengerahkan 30.000 pasukan infanteri tepat 10 November 1945. Pasukan Inggris menganggap Surabaya akan takluk dalam tiga hari saja. Namun nyatanya perjuangan justru semakin berat. Arek-arek Surabaya berjuang sekuat tenaga meski kotanya dijatuhi bom berkali-kali.

Pertempuran ini berjalan dengan baik karena pihak Indonesia sudah bisa melakukan koordinasi. Inggris kesusahan hingga mereka perlahan-lahan mundur. Perjuangan arek-arek Surabaya memakan korban hingga 16.000 pejuang. Namun semangat yang ditunjukkan membuat seluruh daerah di Indonesia mulai bergejolak hal tersebut karena pemimpin mereka Sutomo atau yang disebut Bung Tomo, Bung Tomo berhasil membakar semangat para pejuang surabaya dengan Pidatonya. Semua rakyat mulai melawan untuk mendapatkan kemerdekaannya kembali. pada akhirnya kita memperingati pertempuran besar ini setiap tahunnya pada tanggal 10 November sebagai Hari Pahlawan.

2. Bandung Lautan Api – Bandung

Peristiwa Bandung Lautan Api terjadi pada 23 Maret 1946. Di mana peristiwa tersebut sebagai wujud nyata pejuang untuk mempertahankan kemerdekaan yang sudah diproklamasikan Indonesia. Untuk mengingat peristiwa tersebut dibangun Monumen Bandung Lautan Api sebagai tanda dari peristriwa tersebut. Peristiwa tersebut berawal dari datangnya Sekutu pada Oktober 1945 di bandung.

Peristiwa Bandung Lautan Api tidak bisa dilepaskan begitu saja dari sejarah Indonesia. Karena pembakaran seluruh isi kota Bandung adalah bukti perjuangan rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan. Mereka rela membakar rumah yang jadi tempat tinggal agar tidak dijadikan markas NICA dan Tentara Inggris. Setidaknya sekitar 200.000 warga Bandung membakar rumahnya hingga habis tak bersisa.

Pembakaran ini dilakukan karena jumlah Tentara Indonesia tak sebanding dengan tentara sekutu. Terlebih masalah persenjataan juga sangat minim. Akhirnya para pejuang membuat Bandung jadi lautan api dan melakukan misi gerilya. Tentara dibantu milisi membakar dan meledakkan gudang-gudang senjata milik sekutu agar mereka kehabisan kekuatan.

Peristiwa Bandung Lautan Api ini dikenang dalam sebuah lagu "Halo-Halo Bandung" Ciptaan Ismail Marzuki untuk mengenang perjuangan rakyat dan pejuang dalam peristiwa ini

3. Serangan Umum 1 Maret 1949 – Yogyakarta:

Serangan Umum 1 Maret 1949 adalah sebuah serangan yang dilancarkan TNI terhadap tentara Belanda di Yogyakarta. Serangan ini bertujuan untuk menunjukkan eksistensi TNI dan Indonesia sebagai negara yang berdaulat. Selain itu serangan ini juga akan membuat kedudukan Indonesia dalam KMB semakin kuat. Propaganda-propaganda yang dilakukan Belanda bawah Indonesia sudah tamat akhirnya mampu dituntaskan.

Serangan ini dilakukan secara terstruktur oleh TNI dibantu beberapa tokoh masyarakat. Mereka ingin merebut kembali Yogyakarta yang saat itu menjadi ibu kota Indonesia. Selain itu di Yogyakarta terutama Hotel Merdeka terdapat wartawan asing dan pengamat militer PBB. Peristiwa ini tentu akan segera menyebar ke seluruh dunia. Keuntungan ini dimanfaatkan TNI dengan sekuat tenaga agar Indonesia diakui sebagai negara.

Serangan Umum ini terjadi pagi hari dengan menyerang pos-pos militer Belanda. Yogyakarta dibuat kacau balau saat itu agar Belanda tidak memandang remeh perjuangan TNI. Meski korban dari Indonesia jatuh dengan banyak. Serangan ini menjadi tonggak eksistensi Indonesia di mata dunia. Pasalnya setelah serangan, headline media asing mulai membahas eksistensi Indonesia.

4. Pertempuran Medan Area – Medan:

Pertempuran Medan Area, pertempuran  terjadi di Medan selama dua tahun lebih dari 13 Oktober 1945 hingga 1947. Pertempuran ini terjadi tentara sekutu dan pasukan NICA dari Belanda mulai berbuat onar. Mereka melakukan tindakan semena-mena mulai menginjak-injak bendera Merah-Putih yang jadi identitas Indonesia. Selain itu tentara sekutu juga memberikan ultimatum agar semua senjata milik pejuang dikumpulkan atau akan diadakan perang.

entu rakyat tidak menyetujui apa saja yang diinginkan oleh sekutu. Akhirnya perang antara kedua belah pihak tidak bisa dihindarkan. Korban dari dua belah pihak berjatuhan cukup banyak. Meski demikian perjuangan rakyat Indonesia tak pernah surut hingga pertempuran terakhir dilancarkan pada 15 Februari 1947. Pertempuran ini menjadi bukti jika Indonesia memiliki kekuatan untuk mempertahankan wilayahnya!

5. Serangan Umum Surakarta – Surakarta (Solo):

Serangan Umum Surakarta yang terjadi pada 7-10 Agustus 1949 adalah bukti bahwa Indonesia masih memiliki kekuatan. Pasukan militer masih mampu menjaga NKRI yang telah diproklamasikan sejak 17 Agustus 1945. Mengambil kedaulatan Indonesia artinya menantang Indonesia melakukan pertempuran lagi.

Serangan Umum ini membuat Belanda goyah. Bahkan selama empat hari Belanda jadi kocar-kacir hingga serangannya mulai membabi buta. Bahkan setelah kedua belah pihak sepakat melakukan gencatan senjata, pihak Belanda melanggar dan melakukan aksi pembantaian yang membuat pasukan militer Indonesia geram. Akhirnya pertarungan terjadi terus hingga menimbulkan banyak korban jiwa berjatuhan.

Serangan Umum Surakarta menjadi bukti eksistensi Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda. Parlemen Belanda akhirnya goyah dan menganggap kinerja pasukannya tak berhasil. Akhirnya perundingan dilakukan lagi dan Indonesia mendapatkan kemerdekaan secara penuh dan berdaulat pada 27 Desember 1949.

Itulah lima pertempuran mempertahankan kemerdekaan paling sengit di Indonesia. Para pejuang dan juga pasukan militer Indonesia berjuang hingga tetes darah terakhir. Alasannya hanyalah untuk membuat Indonesia diakui dunia sebagai negara yang berdaulat. Negara yang saat ini kita tinggali dengan aman dan damai.

6. Pertempuran Ambarawa

Pada tanggal 20 Oktober 1945, tentara Sekutu di bawah pimpinan Brigadir Bethell mendarat di Semarang dengan maksud mengurus tawanan perang.

Kedatangan Sekutu ini diboncengi oleh Netherlands Indies Civil Administration (NICA). Namun, ketika pasukan Sekutu dan NICA telah sampai di Ambarawa dan Magelang untuk membebaskan para tawanan tentara Belanda, para tawanan tersebut justru dipersenjatai sehingga menimbulkan kemarahan pihak Indonesia.

Pada tanggal 26 Oktober 1945 di kota Magelang terjadi pertempuran antara pasukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dengan pasukan gabungan Inggris dan NICA. Insiden tersebut terhenti setelah Soekarno dan Brigadir Bethell melakukan perundingan dan memperoleh kata sepakat. Namun, ternyata pihak Sekutu mengingkari janji. Pada tanggal 12 Desember 1945, pertempuran berkobar di Ambarawa.

Kolonel Soedirman langsung memimpin pasukannya yang menggunakan taktik gelar supit urang, atau pengepungan rangkap dari kedua sisi, sehingga musuh benar-benar terkurung. Setelah bertempur selama 4 hari, pada tanggal 15 Desember 1945 pertempuran berakhir. Indonesia berhasil merebut Ambarawa dan Sekutu dibuat mundur.

Kemenangan ini diperoleh berkat kerja sama dari seluruh rakyat di Ambarawa. Kemenangan pertempuran ini kini diabadikan dengan didirikannya “Monumen Palagan Ambarawa” dan diperingati sebagai hari Jadi TNI Angkatan Darat atau Hari Juang Kartika.


Terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga bermanfaat.
jangan lupa tinggalkan jejak dikolom komentar sebagai motivasi penulis untuk terus berkarya.
nantikan juga artikel selanjutnya yaa..

IPS : Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan (Diplomasi)

 

Diplomasi untuk mempertahankan Kemerdekaan Indonesia:

1. Perundingan Hooge Veluwe

Perundingan dilaksanakan di Hooge Veluwe pada tanggal 14-24 April 1946. Perundingan Hooge Veluwe membahas pokok permasalahan, antara lain:

  1. Substansi konsep perjanjian atau protokol sebagai bentuk kesepakatan penyelesaian persengketaan yang akan dihasilkan nantinya oleh perundingan Hoge Veluwe.
  2. Membahas yang diajukan dalam konsep protokol Belanda seperti Persemakmuran (Gemeenebest); negara merdeka (Vrij-staat).
  3. Membahas struktur negara berdasarkan federasi.
  4. Membahas mengenai batas wilayah kekuasaan de facto RI, yang hanya meliputi pulau Jawa.

2. Perjanjian Linggarjati

Perjanjian Linggarjati dilakukan pada tanggal 10-15 November 1946 di Linggarjati, dekat Cirebon, dipimpin oleh Lord Killearn, seorang diplomat Inggris.Pada 7 Oktober 1946 Lord Killearn berhasil mempertemukan wakil-wakil pemerintah Indonesia dan Belanda ke meja perundingan yang berlangsung di rumah kediaman Konsul Jenderal Inggris di Jakarta. Dalam perundingan ini masalah gencatan senjata yang tidak mencapai kesepakatan akhirnya dibahas lebih lanjut oleh panitia yang dipimpin oleh Lord Killearn. Hasil kesepakatan di bidang militer sebagai berikut:

Tokoh Perjanjian Linggarjati

·         Pemerintah Indonesia, diwakili oleh Sutan Syahrir (ketua), A. K. Gani, Susanto Tirtoprojo, Mohammad Roem.

·         Pemerintah Belanda, diwakili oleh Wim Schermerhorn (ketua), H. J. van Mook, Max van Pool, F. de Boer.

·         Pemerintah Inggris, selaku mediator atau penengah diwakili oleh Lord Killearn.

  • Gencatan senjata diadakan atas dasar kedudukan militer pada waktu itu dan atas dasar kekuatan militer Sekutu serta Indonesia.
  • Dibentuk sebuah Komisi bersama Gencatan Senjata untuk masalah-masalah teknis pelaksanaan gencatan senjata.

Hasil Perundingan Linggarjati ditandatangani pada tanggal 25 Maret 1947 di Istana Rijswijk (sekarang Istana Merdeka) Jakarta, yang isinya sebagai berikut:

  • Belanda mengakui secara de facto Republik Indonesia dengan wilayah kekuasaan yang meliputi Sumatra, Jawa dan Madura.
  • Belanda harus meninggalkan wilayah de facto paling lambat 1 Januari 1949.
  • Republik Indonesia dan Belanda akan bekerja sama dalam membentuk Negara Indonesia Serikat dengan nama Republik Indonesia Serikat yang salah satu bagiannya adalah Republik Indonesia.
  • Republik Indonesia Serikat (RIS) dan Belanda akan membentuk Uni Indonesia – Belanda dengan Ratu Belanda sebagai ketuanya.

3. Perjanjian Renville

Perjanjian Renville adalah perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang terjadi pada tanggal 18 Desember 1947 sampai 17 Januari 1948 di atas geladak kapal perang Amerika Serikat sebagai tempat netral USS Renville, yang berlabuh di pelabuhan Tanjung PriokJakarta. Indonesia diwakili oleh Amir Syarifuddin

Isi perjanjian Renville, antara lain sebagai berikut:

  • Belanda tetap berdaulat atas seluruh wilayah Indonesia sampai dengan terbentuknya Republik Indonesia Serikat (RIS).
  • Sebelum RIS dibentuk, Belanda dapat menyerahkan sebagian kekuasaannya kepada pemerintah federal.
  • RIS mempunyai kedudukan sejajar dengan Negara Belanda dalam Uni Indonesia-Belanda.
  • Republik Indonesia merupakan bagian dari RIS.

Kerugian-kerugian yang diderita bangsa Indonesia dari perjanjian Renville adalah sebagai berikut:

  • Indonesia terpaksa menyetujui dibentuknya Negara Indonesia serikat melalui masa peralihan.
  • Indonesia kehilangan sebagian daerahnya karena garis Van Mook terpaksa harus diakui sebagai daerah kekuasaan Belanda.
  • Pihak republik harus menarik seluruh pasukannya yang ada di daerah kekuasaan Belanda dan dari kantong-kantong gerilya masuk daerah RI.
  • Wilayah RI menjadi semakin sempit dan dikurung oleh daerah-daerah kekuasaan Belanda.
  • Terjadi Hijrah TNI ke pusat pemerintahan di Yogyakarta.
  • Terjadinya pemberontakan DI/TII.
  • Terjadinya pemberontakan PKI di Madiun 1948.
  • Jatuhnya kabinet Amir Syarifudin diganti dengan Moh.Hatta.

Dalam perjanjian Renville, PBB membentuk " Komisi Tiga Negara (KTN) yaitu negara Amerika, Australia dan Belgia untuk menyelesaikan sengketa Indonesia-Belanda

4. Perjanjian Roem-Royen

Perjanjian Roem-Roijen (juga disebut Perjanjian Roem-Van Roijen) adalah sebuah perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang dimulai pada tanggal 14 April 1949 dan akhirnya ditandatangani pada tanggal 7 Mei 1949 di Hotel Des Indes, Jakarta. Namanya diambil dari kedua pemimpin delegasiMohammad Roem (Indonesia) dan Herman van Roijen (Belanda). Maksud pertemuan ini adalah untuk menyelesaikan beberapa masalah mengenai kemerdekaan Indonesia sebelum Konferensi Meja Bundar di Den Haag pada tahun yang sama. Perjanjian ini sangat alot sehingga memerlukan kehadiran Bung Hatta dari pengasingan di Bangka, juga Sri Sultan Hamengkubuwono IX dari Yogyakarta untuk mempertegas sikap Sri Sultan HB IX terhadap Pemerintahan Republik Indonesia di Yogyakarta, di mana Sultan HamengkuBuwono IX mengatakan “Jogjakarta is de Republiek Indonesie” (Yogyakarta adalah Republik Indonesia)

Isi Perjanjian Roem Royen di Hotel Des Indes di jakarta, antara lain:

  • Tentara bersenjata Republik Indonesia harus menghentikan aktivitas gerilya.
  • Pemerintah Republik Indonesia turut serta dalam Konferensi Meja Bundar (KMB).
  • Kembalinya pemerintah Republik Indonesia ke YogyakartaTentara bersenjata Belanda harus mengehentikan operasi militer dan pembebasan semua tahanan politik.
  • Kedaulatan RI diserahkan secara utuh tanpa syarat.
  • Dengan menyetujui adanya Republik Indonesia yang bagian dari Negara Indonesia Serikat.
  • Belanda memberikan hak, kekuasaan, dan kewajiban kepada pihak Indonesia.

Peristiwa-peristiwa penting realisasi Roem-Royen Statement adalah sebagai berikut:

  • Penarikan tentara Belanda secara bertahap dari Yogyakarta dari 24 Juni sampai 29 Juni 1949.
  • Pemerintah RI kembali ke Yogyakarta tanggal 1 Juli 1949.
  • Presiden,wakil presiden dan para pejabat tinggi Negara kembali ke Yogyakarta tanggal 6 Juli 1949.
  • Jendral Sudirman kembali ke Yogyakarta tanggal 10 Juli 1949.

5.Konferensi Meja Bundar

KMB dilaksanakan di kota Den Haag pada tanggal 23 Agustus – 2 November 1949. Hadir dalam pertemuan ini adalah perwakilan Republik Indonesia, Belanda, dan BFO (Bijeenkomst voor Federaal Overleg), yang mewakili berbagai negara yang diciptakan Belanda di kepulauan Indonesia.

Hasil dari persetujuan KMB adalah sebagai berikut:

  • Belanda menyerahkan dan mengakui kedaulatan Indonesia tanpa syarat dan tidak dapat ditarik kembali
  • Indonesia akan berbentuk Negara serikat (RIS) dan merupakan uni dengan Belanda.
  • RIS mengembalikan hak milik Belanda dan memberikan hak konsesi dan izin baru untuk perusahaan-perusahaan Belanda.
  • RIS harus menanggung semua hutang Belanda yang dibuat sejak tahun 1942.
  • Status karisidenan Irian akan diselesaikan dalam waktu 1 tahun setelah penyerahan kedaulatan RIS.
  • Makna dari Persetujuan KMB yaitu merupakan babak baru dalam perjuangan sejarah Indonesia. Meskipun merupakan Negara serikat tetapi wilayahnya hampir mencakup seluruh Indonesia. Eksistensi pemerintah RI di mata dunia internasional makin kuat.

Indonesia terdiri dari Drs. Moh. Hatta, Mr. Moh. Roem, Prof.Dr. Mr. Soepomo.

  1. BFO dipimpin Sultan Hamid II dari Pontianak.
  2. Belanda diwakili Mr. van Maarseveen.
  3. UNCI diwakili oleh Chritchley.

Setelah melakukan perundingan cukup lama, maka diperoleh hasil dari konferensi tersebut. Hasil dari KMB adalah sebagai berikut:

  • Belanda mengakui RIS sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.
  • Pengakuan kedaulatan dilakukan selambat-lambatnya tanggal 30 Desember 1949.
  • Masalah Irian Barat akan diadakan perundingan lagi dalam waktu 1 tahun setelah pengakuan kedaulatan RIS.
  • Antara RIS dan Kerajaan Belanda akan diadakan hubungan Uni Indonesia Belanda yang dikepalai Raja Belanda.
  • Kapal-kapal perang Belanda akan ditarik dari Indonesia dengan catatan beberapa korvet akan diserahkan kepada RIS.
  • Tentara Kerajaan Belanda selekas mungkin ditarik mundur, sedang TentaraKerajaan Hindia Belanda (KNIL) akan dibubarkan dengan catatan bahwa paraanggotanya yang diperlukan akan dimasukkan dalam kesatuan TNI.
  • Konferensi Meja Bundar memberikan dampak yang cukup menggembirakan bagi bangsa Indonesia. Karena sebagian besar hasil dari KMB berpihak pada bangsa Indonesia, sehingga dampak positif pun diperoleh Indonesia.

Pelaksanan KMB dapat memberikan dampak bagi beberapa pihak. Dampak dari Konferensi Meja Bundar bagi Indonesia adalah sebagai berikut:

  • Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia.
  • Konflik dengan Belanda dapat diakhiri dan pembangunan segera dapat dimulai.
  • Irian Barat belum bisa diserahkan kepada Republik Indonesia Serikat.
  • Bentuk negara serikat tidak sesuai dengan cita-cita Proklamasi
  • Kemerdekaan 17 Agustus 1945.
Terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga bermanfaat.
jangan lupa tinggalkan jejak dikolom komentar sebagai motivasi penulis untuk terus berkarya.
nantikan juga artikel selanjutnya yaa..